Connect with us
judi bola

Ragam

7 Momen Terbaik Bulutangkis Indonesia pada 2018

Tikitakabola.com, Jakarta – Capaian manis serta pahit memberi warna dunia bulutangkis Indonesia selama 2018. Tidak hanya Kejuaraan Dunia dan serangkaian BWF World Tur, tahun ini pula diwarnai dengan debut beberapa pebulutangkis Asia di Asian Games 2018.

Indonesia mencatatkan prestasi bagus pada Asian Games 2018 yang diselenggarakan di negara sendiri. Team Merah Putih sukses memegang dua medali emas, di nomer perseorangan.

Akan tetapi, Indonesia tidak berhasil keseluruhan di Kejuaraan Dunia. Indonesia cuma mencapai satu medali perunggu melalui ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu. Pasangan favorit ke lima ini kalah dari ganda Jepang, Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara, dengan score 12-21, 21-23.

Hasil itu meleset dari tujuan satu titel juara yang dibanderol PBSI. Ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon yang disebut salah satunya andalan untuk mencapai titel, berhenti di set perempat final dari Takeshi Kamura/Keigo Sonoda (Jepang), dengan score 19-21, 18-21.

Pada moment World Tur, wakil Indonesia masih tetap dapat bicara di turnamen-turnamen berprestise. Sekurang-kurangnya ada wakil Indonesia yang naik tribune paling tinggi pada moment World Tur Super 1.000, yakni All England, Indonesia Open, serta China Terbuka.

Baca juga : 3 Pemain yang Bersinar Setelah Terbuang dari Liverpool

Di bawah ini tujuh peristiwa terunggul bulutangkis Indonesia pada 2018.

Kampiun Kejuaraan Asia Beregu

Ekspresi tim putra Indonesia setelah memenangi Kejuaraan Bulutangkis Asia Beregu 2018 di Alor Setar, Malaysia, Minggu (11/2/2018).

Pasangan Rian Agung Saputro/Hendra Setiawan jadi penentu perjuangan team putra Indonesia di arena Kejuaraan Bulutangkis Asia Beregu 2018. Mereka membawa Indonesia juara sesudah menaklukkan ganda China, Han Chengkai/Zhou Haodong, 21-14, 21-19, pada partai ke empat set final di Fase Sultan Abdul Halim, Alor Setar, Minggu (11/2/2018).

Kemenangan Rian/Hendra pastikan Indonesia menaklukkan China dengan score 3-1. Team putra Indonesia sukses menjaga titel Kejuaraan Bulutangkis Asia Beregu yang dicapai pada dua tahun kemarin, di Hyderabad, India.

Pada tiga laga awal mulanya, Jonatan Christie serta pasangan Mohammad Ahsan/Angga Pratama sukses memberikan point. Akan tetapi, China sukses mempertipis perpanjang napas sesudah Anthony Sinisuka Ginting kalah dari Qioa Bin.

Nasib Indonesia di final Kejuaraan Bulutangkis Asia Beregu 2018 pada akhirnya diyakinkan oleh Rian/Agung Saputro/Hendra Setiawan yang memenangkan partai ke empat.

Kevin / Marcus Pertahankan Gelar All England

Ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya (kedua kanan) dan Marcus Fernaldi (kanan) berpose sambil memegang piala usai mengalahkan pebulutangkis Denmark Mathias Boe dan Carsten Mogensen di final All England, Birmingham, Inggris (18/3).

Ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, jadi juara All England 2018 sesudah menaklukkan Mathias Boe/Carsten Mogensen dengan score 21-18, 21-17, Minggu (18/3/2018) atau Senin (19/3/2018) pagi hari WIB.

Hasil itu jadikan Kevin/Marcus memiliki hak mengaku trofi All England yang ke-2 selama karirnya. Awal mulanya, mereka sudah mencapai titel yang sama tahun 2017.

Kevin/Marcus jadi pasangan ganda putra pertama yang sukses menjaga titel All England semenjak 1996. Catatan historis itu awal mulanya diukir oleh duet pebulutangkis Indonesia, Ricky Subagdja/Rexy Mainaky.

Keseluruhan tujuh titel dicapai Kevin/Marcus selama 2017. Tahun ini, mereka sudah menjaga dua titel, yaitu India Open serta All England.Trofi All England membuat Kevin/Marcus jadi pasangan ganda putra pertama yang dapat menghimpun keseluruhan 100.000 point BWF.

Tontowi / Liliyana Patahkan Kutukan Istora

Ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir usai melawan Chan Peng Soon/Goh Liu Ying (Malaysia) pada Final Indonesia Open 2018 di Istora GBK, Jakarta, Minggu (8/7). Tontowi/Liliyana unggul 21-17, 21-8.

Ganda kombinasi Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, sukses menjaga titel juara Indonesia Open 2018 sesudah tundukkan pasangan Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying, 21-17, 21-8, di Istana olahraga Senayan, Jakarta, Minggu (8/7/2018).

Diatas kertas, Tontowi/Liliyana begitu diunggulkan memenangkan pertandingan ini. Laga ini adalah ulangan final Olimpiade Rio de Janeiro 2016, yang waktu itu dimenangi Owi/Butet.

Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir tidak cuma sukses menjaga titel Indonesia Open. Mereka ikut sukses mematahkan sumpah sulit menang di Istana olahraga Senayan. Tahun kemarin, Tontowi/Liliyana menang juga di Indonesia open, tetapi waktu itu laga diselenggarakan di Jakarta Convention Center, bukan di Istana olahraga Senayan.

Tidak hanya mencapai titel di bidang ganda kombinasi, tuan-rumah ikut mencapai gelar di nomer ganda putra.

Ganda putra andalan Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, tidak mendapatkan kesusahan bermakna saat menyalip wakil Jepang, Takuto Inoue/Yuki Kaneko, 21-13, 21-16, pada partai final.

Kegigihan Anthony Ginting di Asian Games 2018

Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting dievakuasi akibat cedera usai melawan pemain China, Shi Yuqi pada final Beregu Putra Asian Games 2018 di Istora Kompleks GBK, Jakarta, Rabu (22/8).

Anthony Sinisuka Ginting membuat publik Indonesia terharu. Dia melakukan duel yang begitu menegangkan pada final bulutangkis beregu putra menantang wakil China, Shi Yuqi Rabu (22/8/2018) di Istana olahraga, Senayan.

Sesudah pimpin jauh dengan score 21-14 pada game pertama, Shi Yuqi memaksa laga diteruskan ke game ke-3. Laga berjalan begitu ketat serta sama-sama menguber angka.

Ginting mulai terasa tidak nyaman dengan kaki kanannya waktu posisi 11-11 pada game ke-3. Dia memaksa meneruskan laga.

Dia berhenti sesaat di tepi lapangan, waktu pimpin 19-18. Anthony memaksa meneruskan laga dalam keadaan cedera.

Dia sudah sempat meredam score 20-20, akan tetapi Anthony pada akhirnya menyerah serta tidak dapat meneruskan laga. Atlet kelahiran Cimahi itu juga ditandu keluar lapangan.

Perjuangan menegangkan Anthony Ginting mendapatkan reaksi positif dari fans bulutangkis yang ada di Istana olahraga ataupun dari netizen dalam dunia maya. Dia jadi trending topic dunia. Netizen terasa terharu dengan perjuangan Ginting, yang masih berupaya untuk berlaga walaupun meredam sakit.

Presiden Joko Widodo sempat juga melihat Anthony sesudah ditandu. Presiden waktu itu memang tengah ada di Istana olahraga untuk memberi suport langsung ke team bulutangkis Indonesia.

2 Medali Emas di Asian Games 2018

Pebulutangkis Indonesia, Jonatan Christie, melakukan selebrasi usai menaklukkan wakil Chinese Taipei, Chou Tien Chen, pada final tunggal putra bulutangkis di Istora Senayan, Selasa (28/8). Jonatan menang 21-18, 20-22, 21-15.

Team bulutangkis Indonesia sukses memberikan dua medali emas pada Asian Games 2018, semasing dari nomer tunggal putra serta ganda putra. Emas di tunggal putra disumbangkan Jonatan Chistie, sedang ganda putra melakui Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon.

Di ganda putra berlangsung bentrok persaingan perebutan medali emas pada sama-sama wakil, Kevin/Marcus Perolehan kontra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.

Dalam pertandingan final di Istana olahraga Senayan, Jakarta, Selasa (28/8/2018), Marcus/Kevin menaklukkan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dengan rubber game 13-21, 21-18, serta 24-22.

Mengenai Jonatan merampas emas sesudah menaklukkan petangkis Chinese Taipei, Chou Tien Chen. Kemenangannya juga ada seperti oase bidang tunggal putra bulu tangkis Indonesia yang sudah sempat jadi kering di Asian Games saat 12 tahun.

Kiprah Fantastis Anthony Ginting Juarai China Terbuka

Anthony Sinisuka Ginting menjuarai China Terbuka 2018 setelah mengalahkan Kento Momota 23-21, 21-19, di final, Minggu (23/9/2018).

Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, membuat sensasi waktu memenangkan China Terbuka 2018, Minggu (23/9/2018). Lawan yang dikalahkannya di partai final ikut bukan pemain asal-asalan, Kento Momota.

Laga final yang berjalan ketat itu sukses dimenangi Anthony dalam dua game langsung 23-21, 21-19.

Kemenangan Anthony di China Terbuka diwarnai dengan beberapa catatan istimewa. Diantaranya, ia sukses menaklukkan empat juara dunia dalam perjalanan ke tribune penting.

Empat juara dunia yang disebut ialah Lin Serta, Viktor Axelsen, Chen Long, serta Kento Momota. Diluar itu, Anthony ikut sukses lakukan revans atas pemain Chinese Taipei, Chou Tien Chen, di semi final.

Chou ialah pemain yang menjegal langkah Anthony ke final Asian Games 2018 nomer perseorangan. Akan tetapi, kekalahan itu telah dibayar selesai oleh Anthony.

Di bawah ini lima catatan istimewa yang dibukukan Anthony Sinisuka Ginting sesudah jadi kampiun China Terbuka 2018:

1. Anthony Sinisuka Ginting sukses menaklukkan Kento Momota dalam dua pertemuan dengan berturut-turut. Sebelum menang di China Terbuka, Anthony ikut mengalahkan Momota pada set 16 besar Asian Games 2018.

2. Dalam perjalanan mencapai titel juara China Terbuka, Anthony menaklukkan empat juara dunia, yakni Lin Serta (2006, 2007, 2009, 2011, 2013), Viktor Axelsen (2017), Chen Long (2014, 2015), serta Kento Momota (2018). Chen Long serta Lin Dan pemegang medali emas Olimpiade.

3. Ini ialah titel pertama Anthony di level Super 1000. Pada 2018, Anthony sudah sukses mencapai titel di Indonesia Masters 2018 BWF World Tur Super 500.

4. Anthony jadi pemain pertama asal Indonesia yang memenangkan Super Series Premier/Super 750+ yang diselenggarakan di China.

5. Anthony Ginting sukses lakukan revans atas Chou Tien Chen, pemain Chinese Taipei yang mengalahkannya di semi final Asian Games 2018. Waktu itu, Anthony mesti senang mencapai perunggu, sedang medali emas jadi punya Jonatan Christie.

Kevin / Marcus Jadi Pemain Putra Terbaik

Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon

Ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, mencapai titel Male Player of The Year dalam BWF Player of The Year 2018. Ini adalah titel ke-2 buat Kevin/Marcus sesudah edisi 2017.

Pengumuman pemenang BWF Player of The Year dikerjakan dalam acara gala dinner BWF World Tur Finals 2018 di Guangzhou, China, pada Senin (10/12/2018) malam waktu ditempat.

BWF Player of The Year adalah penghargaan tahunan dari federasi bulutangkis dunia berdasar pada prestasi atlet selama tahun. Pada edisi 2018, Kevin/Marcus singkirkan Kento Momota serta ganda putra China, Zheng Siwei.

Titel male player of ther year rasa-rasanya memang patut dicapai The Minions. Pada 2018, mereka mencatatkan prestasi fenomenal yaitu mengoleksi delapan titel BWF World Tur, mulai Indonesia Masters Super 500, All England Super 1000, India Terbuka Super 500, Indonesia Open Super 1000, Jepang Terbuka Super 500, Denmark Terbuka Super 750, Fuzhou China Terbuka Super 750, serta Hong Kong Terbuka Super 500.

Kevin/Marcus lengkapi perolehan mereka dengan mencapai medali emas Asian Games 2018.

2 Comments

2 Comments

  1. Pingback: Demi Juventus, Cristiano Ronaldo Tak Mengutamakan Gelar Individu

  2. Pingback: Lupakan Mayweather Jr, Manny Pacquiao Bersiap Pertahankan Gelar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Arsip

Kategori

Tag

More in Ragam

pokerace99